Macam-macam Reklame

Macam-macam Reklame


Jenis- jenis reklame dapat dikelompokkan menurut tujuan pengadaannya, sifatnya, tempat pemasangannya dan medianya. Berikut kelompok macam-macam reklame:


A. Menurut tujuan pengadaannya yaitu: 

1. Reklame nonkomersial

Reklame nonkomersial adalah reklame yang dibuat untuk kepentingan social, yaitu mengajak, menghimbau, menyampaikan informasi kepada masyarakat agar bersedia mengikuti pesan yang disampaikan. Reklame ini biasanya datang dari pemerintah pusat maupun daerah.

2. Reklame komersial

Reklame komersial adalah reklame yang dibuat untuk kepentingan bisnis. Tujuannya adalah agar mendapat keuntungan sebesar-besarnya, biasanya datang dari perusahaan atau bahan usaha milik negara maupun swasta.


B. Menurut sifatnya yaitu

1. Reklame peringatan

Reklame peringatan adalah jenis reklame yang digunakan untuk mengingatkan kepada masyarakat. Hal ini berkaitan dengan kewajiban dari lembaga pemerintah.

2. Reklame permintaan atau ajakan

Reklame permintaan atau ajakan merupakan jenis reklame yang bernada meminta atau mengajak warga masyarakat agar bersedia menerima ajakan, reklame ini biasa datang dari pihak pemerintah, swadaya masyarakat, maupun swasta.

3. Reklame penerangan

Reklame penerangan adalah jenis reklame yang informatif, itu berarti bersifat menyampaikan informasi kepada masyarakat. Biasanya sering digunakan oleh pemerintah untuk menyampaikan program-programnya.


C. Reklame menurut pemasangannya yaitu: 

1. Reklame luar ruang

Reklame luar ruang merupakan reklame yang operasinya diluar rumah atau gedung. Bentuk reklame luar ruang biasanya lebih bebas dibandingkan reklame dalam ruang. Reklame jenis ini misalnya papan nama, papan reklame, spanduk, pamflet dan LED.

2. Reklame dalam ruang

Gambar reklame yang cocok dipasang didalam ruangan (indoor) adalah gambar reklame yang berukuran kecil atau sedang dengan bahan yang tidak perlu tahan oleh air dan matahari. Seperti reklame yang terdapat didalam rumah atau gedung seperti di toko-toko, supermarket, digedung bioskop, dan sebaliknya.


D. Menurut medianya yaitu:

1. Reklame audio

Media yang digunakan adalah suara atau kode bunyi-bunyian tertentu, baik dengan alat tertentu atau dengan vokal suara. Contohnya pada bentuk reklame tradisional. Tetapi reklame audio modern sekarang sudah banyak menggunakan yang melalui siaran radio.

2. Reklame visual

Media yang digunakan adalah objek yang dapat dilihat mata dan gambar, baik gambar diam maupun gambar yang bergerak (film).

3. Reklame audio visual

Menggunakan media gabungan dari audio dan visual. Contohnya pada bentuk reklame yang ditayangkan di televisi, slide atau vidio klip. Penyampaian reklame ini dianggap paling berhasil karena menarik dan lebih mudah dipahami.


Perkembangan teknologi sendiri juga diikuti oleh perkembangan pada jenis dan visual yag ditampilkan oleh papan reklame, reklame bukan lagi hanya dalam pengertian sederhana seperti spanduk dan sejenisnya. Namun berkembang baik dalam ukuran maupun bentuk tampilan visualnya yang mengikuti kemajuan teknologi itu sendiri.

Sebagai media iklan yang ditampilkan di area luar ruang (outdoor advertising) memiliki berbagai macam tipe dan bentuk yang jumlahnya sangat banyak serta  beraneka ragam, seperti :

Billboard, baliho, megatron, videotron, neon box, pylon sign, spanduk, banner, dll. Dari istilah dan nama diatas sebenarnya memiliki fungsi yang sama sebagai alat propaganda promosi, hanya dari segi bentuk kontruksi, dan visualnya saja yang memiliki perbedaan.

Berikut jenis-jenis reklame yang kita kenal yaitu:


1. Billboard

Pengertian billboard adalah bentuk promosi iklan luar ruang dan memiliki ukuran yang cukup besar. Dalam arti yang sebenarnya billboard adalah bentuk poster dengan ukuran besar dan diletakkan tinggi ditempat tertentu yang ramai dilalui orang. Billboard termasuk model reklame luar ruang yang paling banyak digunakan. Perkembangannya pun cukup pesat. Sekarang di zaman era digital ini, billboard pun menggunakan teknologi baru sehingga muncullah istilah yang disebut digital billboard. Kontruksi billboard bersifat permanen, sebagaimana pemasangannya berdiri sendiri, menempel bangunan dengan kontruksi tetap.

2. Baliho

Selain billboard di Indonesia juga dikenal baliho, perbedaannya terletak pada permanen atau tidaknya tempat billboard itu sendiri. Jika tempatnya merupakan konstruksi sementara atau semi permanen maka billboard tersebut disebut baliho. Baliho bahannya bisa berupa kayu, logam, kain, fiberglass dan sebagainya. Isinya merupakan informasi jangka pendek mengenai acara (event) tertentu atau kegiatan yang bersifat insidentil.

3. Spanduk

Spanduk adalah jenis reklame visual yang terbuat dari kain yang memanjang, dipasang melintang diatas jalan atau diantara dua tiang.

4. Poster

Poster merupakan reklame berupa gambar dan tulisan pada selebaran kertas dan ditempel di tempat-tempat umum.

5. Plakat

Plakat memiliki bentuk yang hampir sama dengan poster, hanya ukurannya yang lebih kecil dan biasanya ditempel di tembok atau di pohon-pohon di tepi jalan.

6. Mobile

Mobile merupakan reklame berbentuk media tiga dimensi yang dapat bergerak. Baik bergerak sendiri karena ditiup angin atau dengan mesin motor penggerak bertenaga listrik.

7. Neon box

Neon box adalah jenis reklame yang terbuat dari sinar lampu yang tersusun berwarna- warni.

8. Videotron

Videotron adalah full colours LED Display yang mampu menampilkan teks, gambar atau video dan berbagai animasi dengan semua indeks warna.

9. Megatron

Dan jika sebuah billboard mengikuti perkembangan era digital sudah menampilkan elektronik berupa gambar bergerak-gerak, maka billboard tersebut sudah termasuk media reklame modern yang disebut megatron.




sumber : https://www.padamu.net

Beriklan Jadi Lebih Mudah

Bagikan :