Persyaratan Materi Untuk Kampanye Capres dan Legislatif 2019

Persyaratan Materi Untuk Kampanye Capres dan Legislatif 2019

Pengumuman bakal Caleg 2019 akan diumumkan pada tanggal 19 September 2018 kelak, sedang untuk Capres atau calon presiden juga akan ditetapkan pada tanggal 20 September 2018 kelak.
Setelah masa itu, tentunya para calon dan tim sukses akan mempersiapkan langkah-langkah untuk kampanye. Kemudian timses akan membuat materi kampanye untuk dipublikasikan.
KPU sebagai penyelenggara Pemilihan umum telah menetapkan Apa saja yang perlu dan boleh ada dalam materi kampanye. Peraturan tersebut dituangkan pada pasal 19 hingga pasal 21 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018. Adapun isi pasal tersebut adalah sebagai berikut :
Pasal 19 (1) Materi Kampanye meliputi:
a. visi, misi, program, dan/atau citra diri Pasangan Calon untuk Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden;
b. visi, misi, program, dan/atau citra diri Partai Politik Peserta Pemilu untuk Kampanye yang dilaksanakan oleh Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota; dan
c. visi, misi, program, dan/atau citra diri Calon Anggota DPD untuk Kampanye perseorangan yang dilaksanakan oleh Calon Anggota DPD.
(2) Materi Kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis kepada masyarakat.
Pasal 20 Materi Kampanye sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19, harus:
a. menjunjung tinggi pelaksanaan Pancasila dan UndangUndang Dasar Tahun 1945;
b. menjaga dan meningkatkan moralitas dan nilai-nilai agama serta jati diri bangsa;
c. meningkatkan kesadaran hukum;  
d. memberikan informasi yang benar, seimbang, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari pendidikan politik;
e. menjalin komunikasi politik yang sehat antara Peserta Pemilu dengan masyarakat sebagai bagian dari membangun budaya politik Indonesia yang demokratis dan bermartabat; dan
f. menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan golongan dalam masyarakat.

Pasal 21 Materi Kampanye sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1), disampaikan dengan cara:
a. sopan, yaitu menggunakan bahasa atau kalimat yang santun dan pantas ditampilkan kepada umum;
b. tertib, yaitu tidak mengganggu kepentingan umum;
c. mendidik, yaitu memberikan informasi yang bermanfaat dan mencerdaskan Pemilih;
d. bijak dan beradab, yaitu tidak menyerang pribadi, kelompok, golongan, atau Pasangan Calon lain; dan e. tidak bersifat provokatif.
Pasal 22 Dalam rangka pendidikan politik, KPU wajib memfasilitasi penyebarluasan materi Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang meliputi visi, misi, dan program Pasangan Calon melalui laman KPU dan/atau lembaga penyiaran publik.
Ingin materi kampanye terpasang di media iklan Anda? Tawarkan media Iklan Anda di ShowUs


Beriklan Jadi Lebih Mudah

Bagikan :